Tokoplas.com required javascript enable

Panduan Lengkap Proses ABS Injection Molding

Diposting 23 May 2022 di Technology

Tokoplas Ecommerce Indonesia

Plastik ABS adalah material polimer dengan tiga bahan utama: akrilonitril, butadiena, dan stirena, yang sangat umum digunakan dalam industri injection molding karena memiliki kekuatan tinggi, awet, dan cenderung mudah untuk dicetak.


Plastik ABS banyak digunakan sebagai material dalam pembuatan suku cadang mobil, peralatan rumah tangga, produk konsumen, bahan kemasan, suku cadang industri, dan masih banyak lagi.


Pada artikel ini, kami akan membahas mengenai beberap hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan ABS injection molding.

1. Desain Komponen dan Mold

Desain komponen plastik ABS membutuhkan ketebalan dinding yang seragam untuk mencegah timbulnya stres yang berlebihan pada bagian produk. Selain itu, jari-jari atau rusuk tambahan diperlukan pada root boss dan snap untuk meningkatkan kekuatan, ukuran jari-jari yang dibutuhkan akan bergantung pada ketebalan dinding,

2. Mengeringkan Material ABS sebelum Pemrosesan Dimulai

Biasanya, resin ABS tahan panas akan menyerap kelembapan dari udara selama masa penyimpanan dan transportasi, dengan rasio penyerapan air antara 0,2 dan 0,4%. Maka dari itu, plastik ABS harus dikeringkan secukupnya sebelum masuk pada tahap pemrosesan.


Kadar air pada plastik ABS harus dikurangi setidaknya menjadi 0,05%. Jika tidak, maka akan menyebabkan timbulnya cacat pada permukaan produk. Pengeringan biasanya dilakukan pada suhu 80-95 , dengan lama sekitar 3-4 jam.

3. Suhu Molding

Suhu molding merupakan salah satu parameter yang penting diperhatikan selama proses pencetakan plastik ABS, yang diatur untuk memastikan bahan plastik ABS cukup plastis.


Dalam menentukan suhu molding yang perlu digunakan, Anda harus mengikuti rekomendasi pabrikan. Menggunakan batas atas suhu injection molding yang direkomendasikan akan secara signifikan mengurangi viskositas sehingga kemampuan aliran plastik akan lebih baik. 


Suhu molding yang direkomendasikan ABS biasanya berkisar antara 180-230 ℃. Pada prinsipnya, ketika menggunakan batas atas suhu leleh yang direkomendasikan, dwell time plastik ABS pada barel harus dibuat sesingkat mungkin untuk menghindari degradasi material pada suhu tinggi.

4. Waktu dan Tekanan Hold

Tekanan dan waktu hold yang digunakan secara langsung menentukan kualitas dari komponen plastik yang dicetak. Tekanan hold yang tinggi akan meningkatkan kepadatan bagian plastk sehingga Anda akan mendapatkan lebih sedikit penyusutan dan kualitas permukaan yang lebih bagus. Namun mengaplikasikan tekanan hold yang terlalu tinggi juga dapat mengakibatkan tekanan internal yang besar dan dapat membahayakan kekuatan komponen.


Pengaturan dwell time didasarkan pada waktu yang dibutuhkan untuk menutup gate injection molding, setelah gate dipadatkan, maka tidak ada tekanan yang diterapkan pada bagian plastik dengan memajukan sekrup. Waktu hold yang terlalu lama akan membuat tekanan internal menjadi lebih besar, sedangkan dwell time yang terlalu singkat mengakibatkan bagian plastik mudah mengalami masalah penyusutan.

5. Suhu Mold

Suhu mold yang direkomendasikan pada ABS injection molding adalah 60-80 . Suhu mold yang tinggi memiliki keunggulan yaitu menjaga aliran plastik yang baik, dan tegangan internal yang lebih kecil, namun dengan siklus pencetakan yang lebih panjang. Jika suhu cetakan injeksi lebih rendah dari yang direkomendasikan, maka dapat mempengaruhi kekuatan pada bagian-bagian yang lemah dan kualitas permukaan yang buruk.


Demikian pembahasan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan saat menjalankan ABS injection molding. Jelajahi website kami untuk menemukan berbagi informasi menarik terkait plastik lainnya. Bagi pebisnis plastik, Anda juga bisa mencari berbagai kebutuhan bahan baku plastik Anda di Tokoplas, mulai dari PE, PP, PS, PET, EVA, PC, ABS, Nylon, biji plastik daur ulang, aditif plastik, film plastik, dan pallet plastik.


Temukan resin/biji plastik sesuai kebutuhan Anda hanya di Tokoplas!

Share it

Artikel Terkait