Plastik Apa Saja yang Digunakan untuk Teknik Thermoforming?

Plastik Apa Saja yang Digunakan untuk Teknik Thermoforming?

Terlepas dari metode pengolahan apapun yang Anda terapkan, mempertimbangkan karakteristik fisik beserta tata pengaplikasian jenis plastik yang Anda gunakan dalam proyek Anda adalah tahap yang tidak boleh dilewatkan. Salah dalam memilih material plastik, maka akan mengakibatkan gagal produksi yang berujung pada kerugian.

Maka dari itu, artikel ini akan membahas mengenai faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam memilih material plastik secara umum, dan menghadirkan informasi mengenai beberapa jenis plastik yang biasa diolah menggunakan teknik thermoforming secara khusus. Berikut pembahasannya.

Faktor yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Material Plastik

Seperti yang telah kita ketahui, setiap plastik memiliki sifat dan karakteristiknya masing-masing, dan karenanya pengaplikasiannya pun sangat beragam. Mengingat hal tersebut, sangatlah penting bagi Anda untuk memiliki beberapa pertimbangan terlebih dahulu sebelum memutuskan pemilihan material plastik yang ingin diolah.

Untuk memudahkan Anda melalui proses pertimbangan tersebut, Tokoplas merangkum beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan dalam memilih material plastik. Berikut urutannya:

  1. Tingkat kekakuan: Apakah produk yang ingin dihasilkan harus bersifat kaku atau lentur?
  2. Tampilan: Seberapa penting tampilan produk Anda jika dibandingkan dengan aspek kekuatan, berat, atau daya tahannya?
  3. Cost: Apakah Anda membutuhkan material yang berkualitas tinggi atau hanya membutuhkan material yang rendah biaya saja?
  4. Berat: Setiap material plastik memiliki tingkat kepadatan yang berbeda, sehingga memiliki berat yang berbeda pula.
  5. Pewarnaan: Apakah produk Anda perlu diberi warna pada akhir proses, atau membutuhkan material yang sudah memiliki warna yang diinginkan sehingga tidak perlu ada proses pewarnaan lagi? 
  6. Compatibility: Apakah produk Anda akan memiliki komponen dari material lainnya?

Jenis Plastik yang Sering Digunakan dalam Proses Thermoforming

1. Plastik ABS

Plastik yang terdiri dari akrilonitil, stirena, dan butadiena ini terkenal dengan ketahanannya pada rentang suhu yang cukup luas, yaitu antara -20 C sampai dengan 80 C. Sifatnya tersebut memungkinkan plastik ABS untuk dicetak dalam suhu yang tinggi.

2. Plastik HIPS

Plastik HIPS, atau High Impact Polystyrene tersedia dalam bentuk foam maupun padat. Plastik HIPS lazim diaplikasikan untuk pembuatan kemasan makanan dan minuman, clamshell container, dan alat makan sekali pakai karena sifatnya yang bening dan kaku. Selain itu, plastik ini juga sangat mudah untuk dibentuk dengan biaya yang relatif rendah.

3. Plastik HDPE

HDPE merupakan varian dari plastik PE yang terkenal akan kekuatannya. Karena sifatnya tersebut, plastik ini sering diaplikasikan untuk pembuatan produk yang membutuhkan daya tahan yang kuat seperti pipa air dan kabel instalasi.

4. Plastik PVC

PVC (polivinil klorida) merupakan salah satu polimer yang paling banyak digunakan di dunia saat ini. Plastik ini memiliki keunggulan yaitu sangat kuat dan memiliki struktur yang keras sehingga dapat bertahan dari suhu yang ekstrim maupun benturan. Plastik ini biasa digunakan untuk pembuatan pipa pembuangan, kabel listrik, flooring, dan masih banyak lagi.

5. Plastik PET

Salah satu varian plastik PE yang paling populer ini biasanya diaplikasikan untuk pembuatan serat sintetis dan botol kemasan air mineral. Plastik yang satu ini dikenal memiliki resistensi yang cukup baik terhadap udara (oksigen dan karbondioksida) serta kelembapan. Selain itu, PET juga merupakan jenis plastik yang paling banyak didaur ulang.

6. Plastik PETG

PETG (polyethylene terephthalate glycol) merupakan variasi dari plastik PET dengan penambahan glycol, yang membuatnya lebih tidak rapuh jika dibandingkan dengan PET. Karena sifatnya tersebut, PETG sering diaplikasikan untuk pembuatan kemasan obat.

7. PP Homopolymer

PP homopolymer adalah salah satu jenis turunan dari plastik polypropylene. Meskipun memiliki daya tahan sedikit di bawah polyethylene jenis HDPE dan LDPE, semua jenis polypropylene memiliki kemampuan yang lebih tinggi dalam menahan temperatur dan tekanan.

PP homopolymer memiliki karakteristik yang lebih kaku jika dibandingkan dengan PP copolymer. Plastik jenis ini biasanya digunakan untuk membuat berbagai perangkat medis, wadah untuk bahan kimia, terpal, dan masih banyak lagi.

Temukan berbagai produk resin/biji plastik PP homopolymer untuk thermoforming di Tokoplas!

Nah, saat ini Anda telah mengetahui beberapa faktor yang patut dipertimbangkan dalam memilih material plastik, serta beberapa pilihan plastik yang bisa diolah menggunakan teknik thermoforming.

Cobalah untuk mengikutsertakan beberapa pertimbangan di atas dalam memilih plastik yang ingin Anda olah dengan metode thermoforming. Hal tersebut akan membantu Anda untuk meminimalisir kesalahan produksi yang akan merugikan Anda.

Jika Anda telah menentukan jenis plastik yang ingin Anda gunakan, maka langkah selanjutnya adalah mencari penyedia biji plastik yang sesuai dengan kebutuhan Anda di Tokoplas.

Tokoplas merupakan E-Commerce resin/ biji plastik pertama dan terbesar di Indonesia yang memfasilitasi transaksi antara penjual dan pembeli resin/biji plastik dengan informasi lengkap, transparan, dan harga yang bersaing.

Temukan resin/biji plastik kebutuhan Anda hanya di Tokoplas!

© 2020 Tokoplas. All rights reserved